Bus kota membelah jalan raya
Bus kota tolong antarkan saya
Siapa yang tak kenal bus? Kendaraan besar berbentuk balok yang memuat banyak orang. Sekitar tiga puluh orang masuk ke dalam bus.
Meskipun banyak yang mengenal bus, tidak sedikit juga orang yang asing dengan bus.
Aku salah seorang manusia yang akrab dengan bus. Bagaimana tidak, semenjak smp, smu, kuliah, dan kerja bus adalah kendaraanku. Berarti hampir enam belas tahun!
Mulai dari bus kecil (3/4), bus besar, bus bobrok, dan bus ber-AC pernah aku naiki. Bahkan waktu aku kecil, aku sempat mengenal bus tingkat di Jakarta. Seru lho naik bus tingkat, sayang sekarang udah nggak ada.
Cuma dua jenis bus yang belum pernah aku tumpangi, yaitu bus yang ada toiletnya dan bus Departemen Kehutanan. Lho??? Iya... Sebab aku belum pernah keluar Jawa naik bus, jadi tidak tahu dalamnya bus bertoilet. Kalo bus dephut? Bus dephut itu warnanya biru dan keren banget buatku. setiap kali bus itu lewat di depanku, mataku hanya bisa mengekor sampai ia menghilang mejadi titik.
Saking seringnya aku naik bus, sampai-sampai aku pernah merasakan masa-masa dimana aku asing sekali ketika naik angkot. Rasanya lengang dan aneh.
Apalagi kalo pulang malam, jika ada jalur bus hampir dipastikan 99% aku pilih naik bus ketimbang angkot atau kereta.
Di kotaku, bus itu lebih safety ketimbang angkot. Selain ada kernetnya, banyak orang, dan juga pengamen. Aku sampai ngerti dengan sinyal-sinyal kernet bus ketika ada pencopet.
Oya, waktu smp aku pernah lho kecopetan di bus, mana dompet baru lagi yang dicopet.
Menurutku, bus adalah kendaraan umum yang murah hati selain kereta. Bayangkan, di antara banyaknya mobil-mobil pribadi, bus adalah kendaraan favorit yang ditunggu banyak orang, selain murah isinya bisa banyak.
Seru kali ya kalo punya bus, bisa nampung banyak orang, terpakai saat lebaran, ngangkut sodara jalan-jalan, mempermudah acara se-RT di luar, dan lain-lain. Pokoknya banyaklah fungsinya.
Begitulah kira-kira kisahku tentang bus. Aku baru bisa cerita tentang bus, karena aku baru satu kali naik pesawat, tidak berkesan dengan taxi, belum pernah naik kapal laut, tidak sering naik kereta, dan angkot adalah kendaraan umum yang terlalu biasa.
Yang jelas mah, apapun kendaraannya, berdoalah pada Allah swt agar selamat sampai tujuan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar