28 November 2008

Cintailah Anak-anak

Sering orang lupa, karakter dan kecerdasan seseorang itu terbentuk pada saat usia anak-anak.

Pada saat seorang bayi lahir, ia memiliki 1 milyar (tolong koreksi jika salah) sel saraf/ neuron. Sel2 saraf ini akan berkembang dengan pesat dan saling terhubung satu sama lain jika diberi rangsangan. Bisa dikatakan otak mereka menyerap seperti spons. Semakin ia besar, semakin sulit otak dapat menyerap, sehingga pada usia remaja sel saraf yang tidak terpakai akan mereduksi. Dan berhentilah sampai di situ kemampuannya. Karenanya sebagai orang dewasa, sebisa mungkin belajar mengarahkan anak-anak dan memberi rangsangan yang baik. Hasilnya akan di tuai bukan pada saat itu, tapi kelak pada saat ia dewasa dan terjun di masyarakat.

Jadi, buat temen2ku yang udah jadi ibu2... tolong diperhatikan anaknya yaa...

Satu lagi, karena masa anak2 adalah masa bermain... so, memberikan suatu konsep pada anak sebisa mungkin menggunakan metode "bermain sambil belajar". Aku juga masih belajar kok untuk demikian.

Ya, pada akhirnya semoga info ini berguna buat siapa aja yang udah baca ini. Kalo yang udah tau, aku sekedar mengingatkan. Silahkan praktikkan pada anaknya, cucunya, sepupunya, adiknya, muridnya, atau tetangganya, dan lain-lain. Jangan anggap sepele anak2 lhooo... Insya Allah barokah. Semoga Allah swt meridhoi kita semua. Aamin. Sekali lagi, tolong koreksi jika pernyataan ini ada kesalahan ya... literaturnya gak kebawa.

(trims to "Guru Besarku"-Psikolog n Pemerhati Anak-Ibu Ery Soekresno, yang telah "membuka" mataku lebar2 tentang pembelajaran yang menyenangkan; yang mengajari jiwaku menjadi lebih peka terhadap anak-anak; yang mendorong aku menjadi berani; dan yang mengajakku terjun langsung pada sisi lain anak-anak).

I luv U bu... Hope Allah swt always bless every step of urs.

Tidak ada komentar: