28 November 2008

Sajak Hari

Pagi hari,

hembusan angin meniup dedaunan, mengguncang titik embun dan jatuh ke tanah, duhai sejuknya...

***

Siang hari,

pendar mentari terasa terang menyilau, merangkai hati untuk saling berbagi, duhai hangatnya...

***

Senja hari,

kicau burung-burung penuhi udara, semarakkan dunia dan angkasa raya, duhai merdunya...

***

Malam hari, 

kumpulan bebintang genapkan malam, ketipannya menembus batas kalbu, duhai syahdunya...

***

Kuingin terus merangkainyamenjadi satu untaian makna yang mendalam

karena aku... mencintai-Mu.

Tidak ada komentar: